Skip to main content

17 Masalah Dapodik Versi 2020 Beserta Solusinya


Dapodik versi 2020 baru saja rilis beberapa hari yang lalu.

Sudah menjadi hal yang biasa, setiap versi terbaru selalu ada beberapa kendala yang dihadapi. Hal ini dikarenakan beberapa perbaikan dari pihak vendor, dan juga peningkatan versi aplikasi.

Untuk versi terbaru ini masih banyak bermasalah seputar:

  • Bug
  • Error instal
  • Data invalid

Seperti masalah yang saya alami saat instal aplikasi dan registrasi offline, ternyata muncul pemberitahuan di layar dengan tulisan:

"Terdeteksi versi database 2.98 d. Sehingga aplikasi tidak dapat dilajutkan. Silahkan hubungi Tim Teknis. Terimakasih".


Dengan sedikit trik, Alhamdulillah menemukan solusinya.

Nah itu salah satu masalah yang muncul di Dapodik 2020. 

Berikut saya sajikan 10 masalah Dapodik versi 2020 beserta solusinya, yang mana sebagian besar dapat pencerahan dari postingan Pak Yusuf Rokhmad.

#Update Dapodik 2020b

1. Cara Sinkron

Untuk sinkron, mesti lewat akun Kepala Sekolah.

2. Mohon imputkan apakah sekolah memungut iuran pada orang tua siswa atau tidak pada formulir data pelengap sekolah

Saat validasi muncul pemberitahuan "Mohon imputkan apakah sekolah memungut iuran pada orang tua siswa atau tidak pada formulir data pelengap sekolah".

Solusi:

Buka menu Sekolah, scroll ke bawah, cari Data Pelengkap. 


3. Cara Mengatasi Invalid : GTK dengan Jenis PTK Wajib Mengisikan data Kompetensi Minimal 1 Record

Contohnya seperti ini:


Solusinya:

Login melalui akun GTK ybs, kemudian pilih GTK lalu Guru/Tendik, lalu pilih Ubah.


Kemudian cari menu Kompetensi. Lalu pilih menu Tambah.

Isi datanya seperti contoh berikut.

Selesai....

4. Cara Mengatasi Invalid : Riwayat Karir Gtk, Wajib Diisi Minimal Satu Record

Sebagai studi kasus salah satu PTK di sekolah saya, ketika saya validasi muncul keterangan "Riwayat karir gtk a/n Hermiani, wajib diisi minimal satu record.

Solusinya, login akun PTK yang bersangkutan. Kemudian pilih GTK, lalu Guru

Setelah itu klik nama PTK tersebut, dan pilih Ubah.


Setelah itu cari menu Rwy.Karir Guru yang letaknya di bagian bawah.

Setelah itu pilih Tambah. Isi data guru ybs. Contohnya seperti di bawah ini.



#Update Dapodik 2020a Patch 1

5. Lupa password

  • Buka local disk C >> Program Files atau Program Files x86 >> Dapodik >> webserver >> logs 
  • Buka file access
  • Setelah terbuka lakukan pencarian dengan menekan tombol ctrl+F.
  • Dalam menu pencarian ketik "getEncryptPass" klik Find Next.
  • Maka akan muncul password lama dan password terbarunya

#Update Dapodik 2020a

6. Tidak bisa menambah peserta didik baru secara manual di Dapodik 2020a

Solusi:

Selengkapnya di sini.

#Update Dapodik 2020

7. Database masih terdeteksi versi lama 2.98d 


Solusi: 
  • Saya hanya lakukan restrat laptop, lalu login ulang
  • Kalau masih tidak berhasil, coba clear cache / hapus histori browser lalu reload
Jika belum tau cara bersihakan histori browser, berikut lebih jelasnya.


8. Siswa tidak lulus, Siswa DO masuk kembali, Bagaimana caranya ?


Solusi: 

Menurut Pak Yusuf Rokhmad, Anda bisa lapor ke dinas kabkota untuk membatalkan siswa keluarnya di aplikasi manajemen dinas, lalu sync. 

Namun pengalaman saya, siswa keluar bisa Anda tarik kembali sediri. Dengan catatan peserta didik tersebut tidak ditarik oleh sekolah lain.

Saya pernah menarik kembali peserta didik yang saya keluarkan di Dapodik, cek langsung saja deh selengkapnya di sini.

Mohon dikroscek ulang jika saya salah.

Setelah itu Anda sinkron aplikasi Dapodiknya, maka siswa tersebut akan muncul di app Dapodik sekolahnya lagi. 

Pengalaman lalu, setelah di tarik, akan data ganda nama siswa tersebut. Solusinya selengkapnya ada di bagian akhir postingan ini.

Masukkan kembali ke rombel yg sesuai. Jangan lupa sesuaikan juga dengan registrasi peserta didiknya. 

9. TMT KGB / pangkat dan golongan di nyatakan invalid padahal isiannya sudah sesuai


Solusi:

Hapus baris TMT tersebut, lalu inputkan lagi dengan isi yang sama, kemudian sync.

10. Saat instalasi terjadi eror "The code execution cannot proceed because VCRUNTIME140.dll was not found"


Solusi:

Ada komponen windows yg kurang.

Uninstal app Dapodik 2020 dan Microsoft visual c++ nya

Bersihkan laptop dengan Clean Master.

Setelah itu instal Visual CC++ yang terbaru 2015-2019 yg x86 atau x64. Sesuaikan dengan laptop Anda.

Jika bit laptop Anda 32 bit maka instal CC++ yang x86, dan jika bit laptop Anda 64 bit maka instal CC++ yang x64.

Cara cek bit laptop Anda bisa cek di sini.

Download CC++ langsung di web microsofnya ya. Atau klik di sini.

Jika sudah instal CC++ terbaru yang sesuai dengan bit laptop Anda, silahkan instal kembali Dapodik 2020 dan registrasi. Saran saya registrasi offline saja.

Kenapa secara offlline?

Pengalaman saya, registrasi offline minim bug, dan jika gagal instal lebih mudah instal ulang.

Masih gagal?

Update window Anda. Caranya:
  • Buka Settings. Klik on Update & security.
  • Klik tombol Check for updates.
  • Setelah pembaruan selesai di download, klik tombol “Restart Now”.

Update solusi lainnya di sini.

11. Di tabel kesejahteraan peserta didik tidak ada pilihan Kartu Indonesia Pintar (KIP)


Solusi:

Klik dulu tombol penerima KIP, maka pilihan KIP di tabel kesejahteraan PD akan muncul.

12. Selesai instalasi malah jumlah GTK dan Tendik 0, tidak ada semua

Solusi:

Klik tombol salin penugasan di tabel PTK, mka data PTK tahun sebelumnya akan muncul semua.

Dengan tombol salin penugasan tersebut, memudahkan sekolah untuk menyalin penugasan masing-masing PTK-nya di tahun ajaran baru.

13. Di menu validasi data ruang ini tampil, sementara di menu sapras data ruang ini tdak tampil


Solusi:

Sekolah ini dulu pernah memiliki ruang praktek, namun di versi yang baru, ruang praktek hanya untuk jenjang SMK.

Solusinya, tunggu patch 2020.a

14. Saat instalasi terjadi error "The application was unable to start correctly (0xc000007b)"


Solusi:

Ini disebabkan karena ada aplikasi lain yang sudah terpasang di komputer menggunakan port yang sama dengan Dapodik.

Cek lagi dan uninstall aplikasi tersebut yang bentrok dengan port milik app Dapodik. 

Anda bisa juga lakukan cara berikut ini

15. Cara input data siswa baru

Solusi:
  1. Untuk siswa klas 1 SD dapat menggunakan tarik data data PAUD/TK atau tambah secara manual di app dapodik skolah, cara selengkapnya ada di sini
  2. Untuk siswa klas 7 SMP dan 10 SMA/SMK dapat menggunakan tarik data dari skolah asal nya.
  3. Untuk siswa baru yang berasal dari luar Dapodik (MI,MTs, luar negri) dapat menginputkan melalui web Dapo Kemdikbud kemudian diapprov oleh dinas pendidikan setempat, cara selengkapnya di sini
  4. Untuk daerah yg sdh terintegrasi PPDB ke Dapodik, tidak perlu menarik lagi karena siswa baru tersebut sudah muncul di app Dapodik masing-masing sekolah secara otomatis.

16. Saat selesai instalasi terjadi eror dengan tulisan "The system cannot find the file specified"


Solusi:

Sistem OS windows tidak berhasil membuat shortcut di desktop untuk app Dapodik.

Hal tersebut tidak masalah terhadap aplikasi dapodik. Caranya buka app Dapodiknya dengan membuka browser dan ketik localhost:5774 di bar URL, seperti gambar berikut.


17. Tidak bisa sinkron dengan petunjuk "Update Aplikasi Sinkronisasi"


Note: Hal ini terjadi saat versi 2020. Jika masih terjadi di Dapodik 2020a, maka berikut cara alternatifnya.

Solusi:

Ganti index.php dan sinkronisasi.php di local C laptop / komputer Anda. Caranya selengkapnya di sini.

Ringkasnya:

Silahkan buka Local C >> Program File (x86) >> Dapodik >> dataweb >> synch_dikdas. Cari file index.php dan sinkronisasi.php. Hapus kedua file tersebut, kemudian ganti file berikut.

Penutup

Itu dia tadi 10 masalah Dapodik Versi 2020 beserta solusinya. Apakah ada masalah selain di atas, silahkan tambahakan di kolom komentar.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar