Skip to main content

Cara Menarik Kembali Peserta Didik yang Sudah Dikeluarkan di Dapodik


Apakah Anda juga pernah kebingungan cara menarik kembali peserta didik yang sudah dikeluarkan di Dapodik? Jangan resah, tidak Anda saja yang mengalaminya.

Seperti yang saya alami pada hari ini, tanpa sengaja saya salah mengeluarkan salah seorang peserta didik. Meskipun sebenarnya, kesalahan ini bukan murni kesalahan saya.

Anggap saja peserta didik tersebut an. Putri Zalsa Billa ingin minta buatkan surat pindah. Nah disurat rekomendasi sekolah tujuan tertulis Putri Salsabilla.

Saya tau betul, hanya satu orang yang bernama Putri Salsabilla yang saat ini bersekolah di tempat kami. Meskipun ada juga murid bernama Putri Zalsa Billa, namun anak tersebut sudah pindah tahun 2018 yang lalu, sehingga saya sangat yakin anak yang dimaksud adalah Putri Salsabila.

Meskipun begitu, tetap saja menjadi kesalahan saya, karena tidak mencocokkan lagi data tanggal lahir dan nama Ibu.

Singkat cerita, saya keluarkanlah an. Putri Salsabila. Namun belakangan baru saya sadari ternyata salah.

Ternyata memang benar yang meminta surat pindah adalah Putri Zalsa Billa. Usut punya usut, guru di sekolah sekarang meminta lagi surat pindahnya.

Waduh kata saya, padahal sudah satu tahun pindah.

Awalnya saya sedikit kebingungan, bagaimana cara menarik lagi.

Namun saya coba cara biasa, yaitu menarik manual di website data.dikdasmen.kemdikbud.go.id. Kemudian kembali mencari nama anak tersebut di menu "pindah / mutasi". Lalu sinkron Dapodik.

Alhamdulillah berhasil.

Jika anda masih kebingungan, selengkapnya di sini, kemudian scrolling saja ke bawah pada cara #6.

Update tanggal 27 Februari 2020: 

Cara ini tidak bisa lagi menarik sendiri, ketika di Dapodik 2020b. Karena sekolah kita sendiri tidak muncul di menu tarik peserta didik.

Coba perhatikan, nama sekolah saya SDN 1 Hilir Muara, tidak muncul bukan?


Lalu bagaimana mengakalinya? 

Caranya dengan jalan tikus. Maksudnya, kita minta bantuan teman OPS, menarik siswa kita tersebut, setelah itu minta keluarkan kembali. Setelah itu, barulah kita bisa menarik siswa kita melalui data.dikdasmen.kemdikbud.go.id.

Cara ini yang saya lakukan membantu teman OPS ketika mengalami masalah serupa beberapa hari yang lalu.


Setelah berhasil menarik apakah sudah selesai? ternyata belum.

Jika Anda lakukan validasi, maka data peserta didik tersebut terindikasi ganda. Seperti gambar di bawah ini.


Kalau saya cek di rombel kelas 3, anak ybs padahal ada. Lalu kenapa gandanya di mana?

Setelah utak-atik saya menemukan caranya. Saya hapus dahulu anak ybs di dalam rombel asal. Seperti kasus saya ini, anak ybs duduk di kelas 3.

Selanjutnya saya cek nama peserta didik di pencarian, perhatikan rombel saat ini di sebelah kanannya. Anda akan melihat rombel saat ini dia masuk di kelas 1.

Nah itu dia ternyata penyebab data ganda.

Selanjutnya bagaimana?

Keluarkan saja dari rombel kelas 1 lalu masukkan ke rombel saat ini. Seperti kasus saya di atas adalah, adalah kelas 3.

Silahkan cek lagi di validasi. Hasilnya, data ganda sudah hilang. Selesai.

Penutup

Pelajaran yang diambil, jangan terlalu yakin dengan perasaan tanpa benar-benar melihat data asli, hehe. Oleh karena itu sebelum memutasi peserta didik, alangkah baiknya periksa kembali:

  • Nama
  • Tempat Tanggal lahir
  • NISN
Jika sudah yakin cocok, maka jangan ragu-ragu lagi memutasikan peserta didik tersebut, dengan demikian Anda akan terhindar dari kesalahan mutasi.

Demikian tulisan singkat saya hari ini, cara menarik kembali peserta didik yang sudah dikeluarkan di Dapodik. Semoga bermanfaat.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar